Home » » Jangan sampai semakin kaya, hati semakin serakah

Jangan sampai semakin kaya, hati semakin serakah

Written By RUMAH SEHAT IBNU MALKAN melayani terapi lebah, lintah, gurah, ruqyah, bekam hijamah, bio listrik, akupunktur, akupresure, diagnosa, pelatihan online on Minggu, 30 Mei 2021 | 00.13

*Bismillah* 

*๐ŸŽ"SELALU BERBAGI & MEMBERI"*

*๐Ÿค”BAGUS DI AMALKAN Cerita Aa Gym*
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang yang kaya raya. Beliau tdk mau disebutkan nama nya.

Bicara dunia, beliau sudah sangat cukup. Bahkan untuk seluruh keturunannya pun, Insyaa Allah terjamin. Yang selalu menarik bagi saya ketika bertemu orang yang demikian adalah mencari tahu pribadinya.

*Rupanya Beliau punya satu kebiasaan sedari dulu, yaitu membeli dagangan pedagang kecil meski tidak membutuhkannya.*

Bahkan, ketika sudah kaya, Beliau punya karyawan yang khusus untuk keliling, nyari pedagang sapu lidi, pedagang tembikar, pedagang caping, pedagang kipas anyam, dan lain-lain sejenisnya. 

Yang biasanya jualannya jalan kaki atau naik sepeda. Penjualnya sudah tua. Beliau berniat untuk membagi rezekinya melalui itu.

Saya bertanya, kenapa tidak diberi sedekah? Hebatnya jawaban beliau.

"Mereka sedang ikhtiar, saya tidak ingin merendahkan ikhtiar mereka. Biarlah mereka mendapat 2 kesenangan.

Pertama, dagangannya laku.
Kedua, mereka jadi tidak putus asa, karena di jaman sekarang yang banyak mall dan toko modern, masih ada orang yang membeli dagangan mereka." Subhanallah.

Dan setelah dibeli, barang itu akan dibagikan kembali oleh beliau ke siapa saja. Mendengar kebiasaan ini, saya yakin. Amalan inilah kunci kekayaannya.

Karena sebenarnya, entah beliau sadar atau tidak, Beliau tengah melakukan 3 amalan sekaligus.
✍๐Ÿผ1. Sedekah.
✍๐Ÿผ2. Membantu kesulitan saudara sesama muslim.
✍๐Ÿผ3. Membahagiakan hati orang lain.

Pantaslah kalau kekayaannya menggunung luar biasa. 

Karena Alloh telah melihat bahwa beliau ini memang pantas mengelola harta yang banyak. 

Ini sekaligus menjadi renungan bagi kita semua. Khususnya saya.

Apakah sudah ada niat di dalam hati, atas setiap rezeki yang nantinya kita dapatkan akan kita salurkan untuk orang lain?

Atau kah kita masih hanya berniat mengumpulkan harta, karena ingin nampak kaya raya sendirian saja? 

Mungkin patut kita bertanya serius ke hati sendiri. Jangan sampai semakin kaya, hati semakin serakah.

Padahal sifatnya harta. Ia akan memberi kepuasan hanya jika ia dibagikan. Dan akan semakin memberikan rasa kurang, jika ia disimpan.

Wallahu'alambishawab .
(KH Aa' Gym)

๐Ÿ’Ž ๐Ÿ”Š ♻ semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron.

┅┅══✿❀๐Ÿ“š❀✿══┅┅

*Bagi Yang Ikut Menyebarluaskan Tulisan Inspiratif Ini, Kami Doakan Agar ALLAH Menjadikan Dia & Anak Keturunannya "Pemimpin atau Pengusaha Muslim Yang Sukses Dunia Akhirat"*

Wallahu a'lam bish showaab
Share this article :

0 komentar:

Whatsapp

facebook

twitter

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. RUMAH SEHAT IBNUMALKAN/LEBAH/LINTAH/AKUPUNTUR/AKUPRESUR/BEKAM/GURAH/RUQYAH/DIAGNOSA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger