Home » » RUQYAH MANDIRI

RUQYAH MANDIRI

Written By TABIB AGUS KONSULTAN KESEHATAN on Rabu, 11 April 2018 | 20.17

*Ruqyah Mandiri*
*=============*
ruqyah secara bahasa artinya adalah bacaan yang ditiupkan. Secara istilah arti ruqyah adalah do'a yang tujuannya untuk perlindungan dan pengobatan. *Artinya ruqyah ada untuk perlindungan dan ada pula untuk pengobatan.* Sama halnya dengan medis, ada tindakan perlindungan atau pencegahan (preventif) dan ada tindakan pengobatan (kuratif). Jika dokter mengatakan, agar sehat jangan menunggu sakit baru berobat tapi lakukan lah tindakan pencegahan. Maka peruqyah mengatakan, "Jika ingin terhindar dari gangguan jin/sihir jangan menunggu gangguan jinbdan sihir haru ruqyah, tapi ruqyah mandirilah agar terhindari dari gangguan jin/sihir". Karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati!

Saudarku, ruqyah mandiri sebenarnya seringkali kita lakukan, misalnya membaca do'a sebelum tidur, baca do'a sebelum tidur, membaca zikir sebelum keluar rumah dan lainnya. Itu semua adalah amalan agar terhindar dari marabahaya dan gangguan syaitan. Hanya saja tidak didasari ilmu dan keyakinan akan pengaruhnya, sehingga ruqyah mandiri yang dilakukan tidak maksimal bahkan tidak ada efeknya. Maka, mudah-mudahan dengan membaca tulisan singkat ini pembaca sekalian, dapat memahami ilmunya dan meyakininya dengan penuh keimanan.

Tetaplah membaca, jangan kalah dengan bisikan syaitan untuk menghentikannya, karena syaitan tidak suka anda memahami ilmu ini. Jangan terus menjadi pecundang dengan alasan, saya hanya hafal al fatihah dan 3 qul. Yakinilah, ruqyah itu mudah dan tak perlu keluar rumah, alfatihah cukup untuk meluluh lantahkan gangguan jin/sihir bahkan penyakit baik fisik maupum psikis. Bahkan dalam banyak hadits diwartakan kebanyakan ruqyah yang dilakukan para sahabat radiallahuanhum ajma'in adalah dengan surah al fatihah. Itulah yang menjadi dasar alfatihah juga disebut sebagai ar ruqyah dan asy syifa.

Dinamakan dengan *Ar Ruqyah* karena dikisahkan dalam sebuah hadis sahih bahwa para sahabat pernah diminta untuk meruqyah seseorang yang tersengat kalajengking. Para sahabat kemudian membacakan surat Al Fatihah kepada orang tadi dan dengan serta merta diberi kesembuhan oleh Allah. Ketika para sahabat menceritakan kisah tersebut kepada Nabi shallallaahu’alaihi was sallam, beliau pun bersabda: _“Tahukah engkau bahwa (Al Fatihah) itu adalah Ruqyah?” (HR. Bukhori (2276) dan Muslim (2201) dari Abu Sa’id Al Khudri)._

Sedangkam nama *Asy Syifa* bermakna penawar. Nama ini diambil dari sebuah hadis yang diriwayatkan di dalam sunan Ad Darimi dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri secara marfu’, dikatakan:

فاتحة الكتاب شفاء من كل سم

_“Al Fatihah sebagai syifa (penawar) dari segala racun” (HR. At Tirmidzi no.2878 dan Al Hakim dalam Al Mustadrok 2/259_

Artinya ruqyah itu bukan hanya untuk mengatasi gangguan jin dan sihir saja, ia bahkan obat segala penyakit baik penyakit dunia maupun penyakit akhirat (baca tafsir QS Al Isro:82). Dan bahkan kedahsyatan Al Qur'an ini, jika diturunkan pada gunung, Gunung pun akan tunduk dan terpecah belah, sebagaimana firman Allah dalam QS al Hasyr:21:
_"Kalau sekiranya Kami menurunkan Al Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir._

Maka tidakkah kita bisa berfikir, apalagi jika ditimpakan pada jin/sihir, penyakit, virus, dan bakteri sangat mudah bagi Allah menghancurkannya..

Saudarku.. Meruqyah diri sendiri sangat dianjurkan apalagi ditempat yang tidak ada peruqyah, atau kalaupun ada tapi jaraknya jauh atau alasan lainnya. Untuk itu kali ini saya akan berbagi mengenai cara meruqyah diri sendiri agar ketika kita, atau orang lain, terindikasi ada gangguan jin. Sebelumnya saya ingin mengatakan, bahwa ruqyah itu mudah, semua umat Rasulullah bisa meruqyah.

Sebelum melakukan ruqyah mandiri lakukanlah tazkiyyatun nafs (pensucian jiwa dari kotorannya) di dalamnya adalah taubat dan taat. Karena Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, _“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571)._

Maka yg pertama dilakukan adalah, *bertaubat* dari setiap dosa2 yg pernah dikerjakan, kemudian *taat*, lalu *berobat*. Taubat sebelum ruqyah ini sangat penting untuk menghilangkam kezoliman yang menjadi penghalang Al Qur'an sebagai penyembuh bagi orang beriman. Sebagaimana firman Allah dalam QS Al Isro:82:
"Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan *Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzolim selain kerugian* ."

Nah, setelah memahami prinsip dasar Standar Operasional (SOP) tersebut, perhatikan pula adab-adab ruqyahnya dulu yaitu:

1⃣. Harus dalam keadaan suci/wudhu
2⃣. Menyakini bahwa ruqyah hanya sebagai sebab sedangkankan yang menyembuhkan hanya Allah SWT.
3⃣. Bertobat dari segala bentuk dosa,terutama dosa kesyirikan.
4⃣. Tempatnya harus kondusif.Bebas dari hal-hal yg diharamkan seperti bersih dari gambar-gambar bernyawa,patung,lonceng,anjing,dan suara-suara musik dan nyanyian. Semua ini harus dihilangkan selama-lamanya,bukan waktu ruqyah saja.
5⃣. Bila ada jimat-jimat harus dihancurkan.
6⃣. Duduklah dengan tenang menghadap ke kiblat. Dianjurkan dilakukan setelah shalat.
7⃣. Niatkan dalam hati tujuan meruqyahnya
8⃣. Mulailah dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Nabi SAW seperti:
أعوذ باالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى آله واصحابه أجمعين.

Lalu perbanyak istiqfar bisa 3x atau 100x,lalu baca  hauqalah 3x:
لا حول ولا قوة الا باالله

lalu baca do'a 3x:
يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث

"Wahai Zat yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus makhluk-Nya dengan rahmat-Mu aku mohon pertolongan".

Lakukan ruqyah mandiri dengan usapan 3 qul.

Ruqyah dengan usapan 3 qul, bisa diniatkan untuk:
1. pembentengan (dari segala mara
bahaya termasuk dimasuki penyakit)
2. pembakar penyakit (fisik, psikis,
gangguan jin dan serangan sihir)
3. pengeluaran penyakit (fisik, psikis, gangguan jin dan serangan sihir)
BENTUK USAPAN :
.......................................
LAKUKAN DENGAN KONSENTRASI PENUH DAN KHUYUK MEMBACA AYAT).

Teknisnya
Dekatkan tangan ke mulut seperti berdoa, kira2 5 cm, baca ta’awwudz dan 3 Qul, setiap selesai 1 surah tiup ke telapak tangan. Setelah selesai 3 surah tersebut usapkan ke seluruh anggota tubuh yg bisa dijangkau. Mulai dari wajah, kepala, leher, stiap sisi tangan mulai dari kanan, badan bagian depan, belakang, lalu kaki mulai dari kanan.

efeknya bisa untuk perlindungan, penyembuhan sakit, pembakar penyakit dan jin yg ada ditubuh, tergantung niat.

Jika terasa keram/kesemutan/panas/dingin tarik ke luar badan lalu lemparkan sambil membaca takbir.

Jika sakit/tidak nyaman bagian tertentu/merinding, usap2 sambil baca ayat ruqyah misal al ikhlas, lalu tarik dan lemparkan ke luar.

Jika ada kedutan atau berlarian di badan, maka pukulkan dan lembarkan ke luar badan sambil baca takbir. Niatkan melemparnya jauh2.

Ruqyah ini hendaknya rutin dilakukan sebelum tidur sebagai perlindungan. Namun perlu dipahamu, bahwa ruqyah untuk perlindungan berbeda untuk pengobatan. Untuk pengobatan hemdaknya diniatkan untuk menyembuhkan.

Hal ini berdasarkan hadits yang dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim:
_“Adalah Rasulullah apabila beliau akan tidur beliau meniup kedua tangan beliau dan membaca mu’awwidzat (ayat-ayat perlindungan al falaq dan an nas) lalu mengusap dengan itu seluruh jasadnya.” (HR. Al-Bukhari no. 6319, Muslim, Abu Dawud no. 5057, Ibnu Majah, dan Ahmad no. 23708 dari shahabat ‘Aisyah)_

Apa yang dimaksud dengan ayat-ayat perlindungan? Dan bagaimana tatacaranya yang dipraktekkan Rasulullah ? Telah dijelaskan dalam riwayat Abu Dawud (no. 5057) tentang yang dimaksud dengan doa perlindungan dan tatacaranya, yaitu:

_“Dari ‘Aisyah, bahwa Nabi apabila menuju tempat pembaringan pada setiap malam, beliau menghimpun kedua telapak tangan beliau kemudian meniupnya dan membaca Qul Huwallahu Ahad dan Qul A’udzubirabbil Falaq dan Qul A’udzubi Rabbi An-Nas kemudian dia mengusap seluruh tubuh beliau, dan beliau memulai dari kepala kemudian wajah dan bagian depan jasad dan beliau lakukan hal itu tiga kali.”(Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)_

Kemudian untuk penyembuhan, berdasarkan hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan:
_Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Al- Mu’awidzat, lalu meniupkan tangan untuk diusap ke badannya ketika beliau sakit yang mengantarkan kematian. Ketik Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat parah, aku (Aisyah) yang meniupkan ke tangan dengan bacaan surat tersebut, dan aku gunakan tangan beliau untuk mengusap badan beliau, karena tangan beliau berkah. (HR. Bukhari no. 5735)_

Ruqyah selanjutnya, jika merasa sakit bagian tertentu, bacakan ayat-ayat ruqyah dengan khusyu' sambil memegang tempat yg sakit. Kekhusyu'an hanya bisa didapatkan dgn memahami apa yg dibaca. Jadi pahamilah apa yg dibaca dgn baik. Jadilah pembaca yang faham.
Untuk do'a ruqyah bisa dari Alquran dan hadist sahih dari Nabi SAW. Diantara yg di anjurkan dari Alquran adalah:
1. Alfatihah
2. Albaqarah:1-5
3.Albaqarah:102
4.Albaqarah:163-164
5.Albaqarah:255-257
6.Albaqarah:284-286
7.Al-Imran:18-19
8.Al-A'raf:54-56
9.Al-Mukminun:115-118
10.Asshoffat:1-10
11.Al-Ahqaf:29-32
12.Ar-Rahman:33-36
13.Al-Hasyr:21-24
14.Al-Jin:1-9
15.Alikhlas,Alfalaq,dan An-Nas.

Adapun dari hadist sahih dari Nabi diantaranya:
1.اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ الشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاء ًلا يُغَادِرُسَقَمًا.

Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru saqomaa
“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”

2.Letakkan tangan ditempat yg sakit lalu baca:
بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ،أعُوْذُ بِعِزَّةِاللهِ وَ قُدْ رَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ.
_Bismillahi (3x), a’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa ajidu wa uhaadzir (7x)_

_“Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang aku hadapi dan aku hindari”._

Untuk pemula cukup itu dulu. Yang penting tanamkan keimanan yg kuat bahwa do'a-do'a diatas hanya sebab saja sedangkan yg menyembuhkan Allah Shalallahu alaihi wasallam  semata.

Semoga bermanfaat..
Selamat mengamalkan...
_____&&&&___________
RUMAH SEHAT IBNU MALKAN
www.ibnumalkan.com
085746950549
081217477307

Share this article :

0 komentar:

facebook

twitter

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. RUMAH SEHAT IBNU MALKAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger