Home » » Wanita adalah gelas gelas kaca

Wanita adalah gelas gelas kaca

Written By TABIB AGUS KONSULTAN KESEHATAN on Rabu, 03 Januari 2018 | 08.05

Lemah lembutlah pada Gelas-gelas Kaca Itu…! بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم Dalam sebuah perjalanan. Ketika itu Rasulullah Saw bersama seorang budak yg biasa dipanggil dengan nama Anjasah. Suara Anjasah yg demikian besar membuat unta yg sedang dituntunnya menjingkrak-jingkrak. Setiap kali Anjasah berkata dengan suara tinggi, maka unta itu bergerak tanpa kontrol karna terkejut. Hal itu membuat para wanita yg sedang berada diatas punggung unta hampir2 saja terjatuh. Melihat yg demikian itu, saking perhatiannya kepada para wanita, Rasulullah Saw segera menegur Anjasah, kemudian memintanya untuk melirihkan suaranya. "Perlakukanlah gelas2 kaca itu dengan lemah lembut, hai Anjasah!!" kata beliau mengingatkan. Dan maksud dari gelas2 kaca itu adalah para wanita Ungkapan yang begitu indah. Mengagumkan. Sungguh bahasa yg beliau pilih untuk mengilustrasikan karakteristik kaum wanita adalah sangat tepat. Mereka memiliki kelembutan rasa. Selembut belaian angin sepoi2, bahkan lebih lembut lagi. Mereka mempunyai kehalusan jiwa, sehalus sutera China, bahkan lebih. Hal inilah yg mendorong Rasulullah Saw begitu nyaman menyebut kaum wanita dengan istilah ‘gelas2 kaca’. Gelas2 kaca itu bening. Sebening embun, bahkan lebih bening. Gelas2 kaca itu bersih. Sebersih semburat surya di waktu dhuha, bahkan lebih bersih lagi. Selalu menyenangkan hati orang yg menatapnya. Karna memang naluriah manusia cenderung mencintai keindahan. Dan gelas2 kaca itu punya tabiat dasar bersih serta indah. Berarti ini sangat tepat. Wanita memiliki kelembutan jiwa, kepekaan hati serta sensitivitas rasa. Namun tabiatnya yg indah suatu saat bisa saja ternoda manakala ia keluar ataupun 'dipaksa' keluar dari rel fitrahnya. Demikian halnya dengan gelas-gelas kaca itu, ia bisa saja pecah ketika terjatuh atau dijatuhkan. Ia juga bisa kotor karna debu2 nakal yg menempel padanya. Oleh karena itulah Rasulullah Saw begitu hati2 dalam menyebutnya, apalagi bermuamalah dengannya. Rifqon bil Qowārir…!!! * Kalimat itu adalah seruan bagi kaum laki2 untuk bersikap santun dan lemah lembut pada wanita. * Ia adalah peringatan bagi orang tua agar betul2 mendidik dan membimbing putrinya agar tidak rusak ataupun retak. Rusak akhlaknya, retak kemuliaannya. * Ia adalah teguran bagi orang tua maupun para suami yg telah melalaikannya, tidak mendidiknya dengan pendidikan yg utama, tidak menjaganya dengan baik dan tidak mengajarinya akhlak atau pekerti yg luhur. * ia merupakan larangan bagi siapapun yang hendak menjerumuskannya ke dalam gelombang fitnah, dan juga peringatan keras atas orang2 yg hendak menanggalkan 'izzah-nya.
Share this article :

0 komentar:

facebook

twitter

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. RUMAH SEHAT IBNU MALKAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger