Home » » Karakter Lailatul Qadar

Karakter Lailatul Qadar

Written By TABIB AGUS KONSULTAN KESEHATAN on Rabu, 14 Juni 2017 | 00.16

Lailatul Qadar adalah malam Istimewa bagi kita umat islam dimana pada
malam tersebut lebih utama dari seribu bulan. Selama ini umat Islam
mempercayai kebenaran adanya malam Lailatul Qadar karena bersumber
dari Al-Quran dan hadist. Sehingga tidak begitu peduli dengan fakta-fakta
ilmiah yang mungkin saja terjadi di alam semesta terkait sains yang
membenarkan adanya malam Lailatul Qadar.
Kedatangan malam Lailatul Qadar sejatinya menjadi rahasia Allah Swt.
Hanya sedikit informasi yang disampaikan Nabi Muhammad terkait kapan
datangnya malam mulia ini. Diantaranya pada 10 malam terakhir
Ramadhan dan antara malam-malam ganjil. Sementara ciri-ciri secara
fisik dapat terlihat dari suhu yang sedang, pada malam hari tidak terlihat
bintang, serta pada pagi harinya udara matahari bersinar cerah namun
tidak terasa panasnya.
Dasarnya adalah hadits Ubadah bin Shamit radhiyallahuanhu berikut ini :
ﺇِﻧَّﻬَﺎ ﺻَﺎﻓِﻴَﺔٌ ﺑَﻠْﺠَﺔٌ ﻛَﺄَﻥَّ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻗَﻤَﺮًﺍ ﺳَﺎﻃِﻌًﺎ ﺳَﺎﻛِﻨَﺔٌ ﺳَﺎﺟِﻴَﺔٌ ﻻَ ﺑَﺮْﺩَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻭَﻻَ ﺣَﺮَّ ﻭَﻻَ ﻳَﺤِﻞ ﻟِﻜَﻮْﻛَﺐٍ ﺃَﻥْ
ﻳُﺮْﻣَﻰ ﺑِﻪِ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺣَﺘَّﻰ ﺗُﺼْﺒِﺢَ ﻭَﺃَﻥَّ ﻣِﻦْ ﺃَﻣَﺎﺭَﺗِﻬَﺎ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲَ ﺻَﺒِﻴﺤَﺘَﻬَﺎ ﺗَﺨْﺮُﺝُ ﻣُﺴْﺘَﻮِﻳَﺔً ﻟَﻴْﺲَ ﻟَﻬَﺎ ﺷُﻌَﺎﻉٌ
ﻣِﺜْﻞ ﺍﻟْﻘَﻤَﺮِ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﺍﻟْﺒَﺪْﺭِ ﻭَﻻَ ﻳَﺤِﻞ ﻟِﻠﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﺃَﻥْ ﻳَﺨْﺮُﺝَ ﻣَﻌَﻬَﺎ ﻳَﻮْﻣَﺌِﺬٍ
"Malam itu adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam
yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam
itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan
sesungguhnya, tanda Lailatul Qadr adalah, matahari di pagi harinya terbit
dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula
dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu" (HR.
Ahmad)
Juga ada hadits yang senada dari hadits Watsilah bin al-Asqa’ dari
Rasulullah Saw.
“Lailatu-Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak
ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang
dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)
”(HR. At-Thabrani)
Ciri-ciri fisik tersebut sebenarnya sudah ditemukan oleh Badan Nasional
Antariksa Amerika (NASA). Namun mereka tidak mempublikasikan
kebenaran adanya fenomena aneh ini untuk menghindari kepercayaan
terhadap Agama Islam. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Lembaga
Mukjizat Ilmiah Al- Quran dan Sunnah di Mesir, Dr. Abdul Basith As-
Sayyid.
Abdul Basith As-Sayyid menegaskan, sekitar 12 tahun lalu NASA pernah
menemukan ciri dari malam Lailatul Qadar sesuai yang diungkapkan Nabi
Muhammad Saw. Ia menyayangkan hal ini tidak langsung ditanggapi cepat
oleh para jutawan Arab yang memiliki sumber dana untuk melakukan
kajian mendalam.
Pernyataan ini mengutip ucapan seorang pakar di NASA, Carner, seperti
yang dikutip oleh harian Al-Wafd Mesir. Pakar Carner akhirnya masuk
Islam dan harus kehilangan jabatannya di NASA karena mengungkapkan
kebenaran tersebut kepada harian Al-Wafd Mesir.
Menurutnya NASA menemukan bahwa pada suatu malam terjadi
fenomena aneh karena tidak ada meteor yang jatuh ke atmosfer bumi
serta suhu udara sedang. Padahal pada malam-malam biasa, jumlah
meteor yang jatuh ke atmostfer bumi sekitar 20 meteor.
Hal ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad yang mengatakan bahwa
pada malam Lailatul Qadar langit terlihat begitu cerah, namun tidak
terlihat bintang yang bersinar. Pada malam itu suhu udara juga tidak
panas dan juga tidak dingin atau bersuhu sedang.
Carner menambahkan, pada pagi harinya NASA juga menemukan bahwa
matahari begitu bersinar cerah namun tidak ada radiasi cahaya sekalipun.
Ini juga sesuai dengan ungkapan Nabi yang mengatakan bahwa pada pagi
hari matahari bersinar cerah namun tidak terasa panas. Lantas dari
manakah Nabi Muhammad Saw. mengetahui pengetahuan ini? Tentu saja
dari Dzat yang maha besar, Allah Swt.
NASA memang sering mendapat kritikan dari para pakar Islam karena
kerap menyembunyikan fakta-fakta kebenaran tentang Al-Qur’an. Namun
apapun yang disembunyikan NASA tidaklah menjadi soal bagi kita yang
menyakini kebenaran Islam bukan dari sisi Ilmiah namun karena keimanan
dan ketaqwaan kepada Allah Swt.
Semoga fakta yang membenarkan adaya tanda-tanda malam lailatul
qadar bisa membuka mata hati kita akan kekuasan allah yang sulit dipikir
dengan nalar dan menjadikan kita semakin taqwa dan berserah diri
kepada Allah Swt yang maha mengatur segalanya. Semoga bermanfaat,

Share this article :

0 komentar:

facebook

twitter

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. RUMAH SEHAT IBNU MALKAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger